LAKIP Tahun 2014

  • Dibaca: 923 Pengunjung

A. TUJUAN DAN SASARAN.

Tujuan, sesuatu (apa) yang akan dicapai atau dihasilkan dalam jangka waktu tertentu, mengacu kepada visi, misi dan mengarahkan perumusan kebijakan program dan kegiatan pada Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Klungkung, tujuan yang akan dicapai pada Tahun 2014 antara lain :

1). Meningkatkan prasarana pelayanan dan rehabilitasi kesejahteraan sosial.

2). Meningkatkan nilai-nilai kepahlawanan.

3). Penerapan UMK dan perlindungan tenaga kerja melalui Jamsostek.

4). Meningkatkan pengendalian pertumbuhan dan pemerataan jumlah penduduk.

Sasaran, hasil yang akan dicapai secara nyata jangka waktunya lebih pendek biasanya disertai dengan target, sasaran yang telah ditetapkan oleh Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan tahun  2014, sesuai dengan dinamika perkembangan masalah perkoperasian, perindustrian dan perdagangan. Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan pada tahun 2014telah menetapkan 3(tiga)sasaran antara lain :

1). Meningkatnya pelayanan di bidang perkoperasiandengan beberapa indikator antara lain  : verifikasi terhadap prakoperasi, pembinaan koperasi tidak aktif, penyuluhan terhadap ekonomi produktif, penilaian koperasi, terselenggaranya HUT Koperasi tingkat Propinsi Bali.

2). Meningkatnya pelayanan di bidang perdagangan, melalui beberapa indikator antara lain:promosi terhadap produk unggulan daerah, penataan pasar tradisional dan monitoring harga sembilan kebutuhan pokok, pendataan dan sosialisasi alat UTTP, monitoring produk yang beredar di pasaran.

  3).Meningkatnya pelayanan di bidang perindustrian, melalui pembinaan terhadap pengrajin industri yang untuk tahun 2014 ditargetkan sejumlah 15 pengrajin.

 

 

B.REALISASI BELANJA

Laporan Realisasi Anggaran per 31 Desember 2014

URAIAN ANGGARAN ( Rp ) REALISASI ( Rp ) LEBIH / (KURANG)
PAD 6.561.280.000,00 6.414.689.830,00 (146.590.170,00)
BELANJA 17.101.378.551,00 13.859.404.273,88 (3.241.974.277,12)
BELANJA OPERASI 12.730.009.351,00 11.206.588.257,88 (1.523.421.093,12)
Belanja Pegawai 7.563.866.476,00 6.562.245.375,00 (1.001.621.101,00)
Belanja Barang 5.154.742.875,00 4.633.287.882,88 (521.454.992,12)
Belanja Hibah 11.400.000,00 11.055.000,00 (345.000,00)
BELANJA MODAL   4.371.369.200,00 2.652.816.016,00 (1.718.553.184,00)
BelanjaPeralatandan      Mesin         262.409.000,00 247.146.000,00 (15.263.000,00)
Belanja Bangunan dan Gedung 4.086.710.200,00 2.384.733.016,00 (1.701.977.184,00)
Belanja Jalan, Irigasi dan Jaringan 22.250.000,00 20.937.000,00 (1.313.000,00)
SURPLUS / (DEFISIT) (10.540.098.551,00) (7.444.714.443,88) 3.095.384.107,12
SISA LEBIH PEMBAYARAN ANGGARAN (SILPA) (10.540.098.551,00) (7.444.714.443,88) 3.095.384.107,12

Realisasi keuangan berdasarkan Capaian Indikator Belanja Operasi terdiri dari Belanja Pegawai, Belanja Barang dan Belanja Hibah alokasi anggaran sebesar Rp 12.730.009.351,00realisasi anggaran sebesar Rp 11.206.588.257,88terdapat sisa anggaran sebesar Rp. 1.523.421.093,12.Belanja pegawai, penggunaan anggaran mencapai angka sebesar 86,76% peruntukannya belanja gaji pegawai dan tunjangan lainnya.Belanja barang, penggunaan anggaran mencapai angka sebesar 89,88% diperuntukan belanja barang dan jasa yang menunjang kegiatan serta belanja pemeliharaan. Belanja hibah, penggunaan anggaran mencapai angka sebesar 96,97% diperuntukan belanja barang untuk diserahkan kepada masyarakat/pihak ketiga.Realisasi Keuangan berdasarkan Belanja pada SKPD Tahun 2014, alokasi anggaran sebesar Rp 17.101.378.551,00realisasi anggaran sebesar Rp13.859.404.273,88terdapat sisa anggaran sebesar Rp3.241.974.277,12.

Realisasi keuangan berdasarkan Capaian Indikator Belanja Modal terdiri dari Belanja Peralatan dan Mesin, Belanja Bangunan dan Gedung serta Belanja Jalan, Irigasi dan Jaringandengan alokasi anggaran sebesar Rp 4.371.369.200,00realisasi anggaran sebesar Rp 2.652.816.016,00terdapat sisa anggaran sebesar Rp1.718.553.184,00. Belanja peralatan dan mesin penggunaan anggaran mencapai angka sebesar 94,18% peruntukannya belanja modal pengadaan alat-alat angkutan darat bermotor, belanja modal pengadaan peralatan kantor, belanja modal pengadaan perlengkapan kantor, belanja modal pengadaan komputer, belanja modal pengadaan meubelair, belanja modal pengadaan alat-alat studio, dan belanja modal pengadaan alat-alat komunikasi. Belanja Bangunan dan Gedung penggunaan anggaran mencapai angka sebesar 58,35% peruntukannya belanja modal pengadaan Konstruksi/Pembelian Bangunan. Belanja jalan, irigasi dan jaringanpenggunaan anggaran mencapai angka sebesar 94,10% peruntukannya belanja modal pengadaan konstruksi jalan.

 

C.  CAPAIAN INDIKATOR KINERJA KEGIATAN.

Realisasi keuangan berdasarkan capaian indikator kinerja kegiatan strategis belanja langsung tahun 2014, sebanyak 26 (DuaPuh Enam) jeniskegiatan  dengan jumlah anggaran sebesar Rp9.985.792.090,00

No Kegiatan Alokasi Realisasi Capaian IK (%)
1 Kegiatan Penyediaan jasa komunikasi, sumber daya air dan listrik 633.774.000 582.128.085 91,85
2 Penyediaan jasa administrasi keuangan 137.865.000 136.365.000 98,91
3 Penyediaan alat tulis kantor 19.316.005 19.232.005 99,56
4 Penyediaan barang cetakan dan penggandaan 37.151.500 37.151.500 100,00
5 Penyediaan komponen instalasi listrik/penerangan bangunan kantor 9.138.000 9.138.000 100,00
6 Penyediaan Peralatan dan Perlengkapan Kantor 136.034.000 129.690.000 95,33
7 Penyediaan bahan logistik kantor 24.355.000 23.118.000 94,92
8 Penyediaan makanan dan minuman 12.600.000 9.496.000  75.36
9 Rapat-rapat koordinasi dan konsultasi ke luar daerah 121.215.000 110.789.500 91,39
10 Penyediaan jasa pendukung administrasi/teknis perkantoran  2.416.910.015 2.305.121.366 95,37
11 Pengadaan Kendaraan Dinas/Operasional 96.000.000 91.206.000 95,00
12 Pengadaan Peralatan Gedung Kantor 2.875.000 - 0
13 Pengadaan mebeleur 22.500.000  21.250.000    94,44
14 Pemeliharaan rutin/berkala gedung kantor 57.187.400 52.288.281 91,43
15 Pemeliharaan rutin/berkala kendaraan dinas/operasional 531.754.000 476.280.551 89,56
16 Pemeliharaan rutin/berkala Perlengkapan gedung kantor 24.990.000 13.945.000 55,80
17 Pemantauan pengelolaan penggunaan dana pemerintah bagi usaha mikro kecil menengah 53.544.000 47.430.400 88,58
18 Penyelenggaraan Promosi Produk UMKM 189.403.950 137.462.350 72,57
19 Pengembangan kebijakan dan program peningkatan ekonomi lokal 202.610.500 114.605.450 56,56
20 Koordinasi pelaksanaan kebijakan dan program pembangunan koperasi 213.160.950 196.376.450 92,12
21 Monitoring, evaluasi dan pelaporan 40.662.570 38.832.595 95,49
22 Peningkatan Pengawasan Peredaran Barang dan Jasa 126.647.950 106.016.100 83,70
23 Membangun Jejaring dengan Eksportir 101.644.900 96.022.600 94,46
24 Peningkatan Sistem dan Jaringan Informasi Perdagangan 35.149.950 29.777.650 84,71
25 Penataan Tempat Berusaha Bagi Pedagang kaki Lima dan Asongan 4.674.746.150 2.870.692.266 61,40
26 Pembinaan Industri Kecil dan menengah dalam memperkuat jaringan kluster industri 64.556.250 56.738.550 87,89

Pengukuran capaian indikator kinerja kegiatan yang dilaksanakan pada tahun 2014berupa Input/dana, Out Put/Keluaran dan Out Come/hasil sebagai berikut :

 

1.  KegiatanPenyediaan Jasa Komunikasi, Sumber daya Air dan Listrik, capaian indikator kinerja kegiatan berupajumlah bulan terpenuhinya kebutuhan telepon, listrik, air dan surat kabar untuk perkantoran (12 bulan).

2.  Kegiatan Penyediaan Jasa Administrasi Keuangan, capaian indikator kinerja kegiatannya yaitu persentase tersedianya jasa administrasi keuangan ( 100 persen).

3.     Kegiatan Penyediaan Alat Tulis Kantor, capaian indikator kinerja kegiatan berupa persentase tersedianya alat tulis kantor (100 %).

4.     Kegiatan Penyediaan barang Cetakan dan Penggandaan, capaian indikator kinerja kegiatan berupa Jumlah/jenis barang cetakan yang dibutuhkan dan jumlah lembar penggandaan.

5.     Kegiatan  Komponen Instalasi Listrik/Penerangan Bangunan Kantor, dengan capaian indikator berupa persentase pemenuhan kebutuhan alat listrik.

 

6.     Kegiatan Penyediaan Peralatan dan Perlengkapan Kantor, capaian indikator kinerja kegiatan berupa tersedianya kebutuhan peralatan dan perlengkapan kantor.

7.     Kegiatan Penyediaan Bahan Logistik Kantor,capaian indikator kinerja kegiatan berupa jumlah bulan terpenuhinya kebutuhan logistik kantor.

8.     Kegiatan Penyediaan Makanan dan Minuman, capaian indikator kinerja kegiatan berupa jumlah pemenuhan kebutuhan makanan dan minuman.

9.     Kegiatan Rapat-Rapat Koordinasi dan Konsultasi Ke Luar Daerah, capaian indikator kegiatan berupa persentase terselenggaranya rapat-rapat koordinasi dan konsultasi keluar daerah.

10.  Kegiatan Penyediaan Jasa Tenaga Pendukung Administrasi/Teknis Perkantoran, capaian indikator kinerja kegiatanberupa persentase pelayanan administrasi perkantoran.

11.  Kegiatan Pengadaan Kendaraan Dinas/Operasional, capaian indikator kinerja kegiatan berupa persentase kendaraan dinas yang dipelihara.

12.  Kegiatan Pengadaan Peralatan Gedung Kantor, capaian indikator kinerja berupa tersedianya peralatan gedung kantor.

13.  Kegiatan Pengadaan Mebeleur),capaian indikator kinerja kegiatan berupa tersedianya mebeleur sebagai sarana dan prasarana perkantoran.

14.  Kegiatan Pemeliharaan Rutin/Berkala Gedung Kantor,capaian indikator kinerja kegiatan berupa tersedianya sarana kebersihan dan keindahan kantor.

15.  KegiatanPemeliharaan Rutin/Berkala Kendaraan Dinas/Operasional,capaian indikator kinerja kegiatan berupa terlaksananya pemeliharaan kendaraan dinas/operasional.

16.  KegiatanPemeliharaan Rutin/Berkala Perlengkapan Gedung Kantor,capaian indikator kinerja kegiatan berupa terlaksananya pemeliharaan perlengkapan gedung kantor termasuk sarana dekorasi dan spanduk.

17.  KegiatanPemantauan Pengelolaan Penggunaan dana Pemerintah bagi Usaha Mikro Kecil Menengah,capaian indikator kinerja kegiatan berupa terlaksananya pembinaan koperasi penerima modal penyertaan dan koperasi yang dinilai kesehatannya.

18.  Kegiatan Penyelenggaraan Promosi Produk Usaha Mikro Kecil menengah,capaian indikator kinerja kegiatan berupa terlaksananya promosi produk UKM dan partisipasi dalam lomba design.

19.  Kegiatan Pengembangan Kebijakan dan Program Peningkatan Ekonomi Lokal,capaian indikator kinerja kegiatan berupa terlaksananya distribusi raskin, subsidi dan pelatihan untuk RTM.

20.  Kegiatan Koordinasi pelaksanaan kebijakan dan program pembangunan koperasi,capaian indikator kinerja kegiatan berupa terlaksananya verifikasi prakoperasi, pembinaan koperasi tidak aktif, penyuluhan terhadap kelompok ekonomi produktif, tangkas terampil koperasi untuk siswa, penilaian koperasi berprestasi dan penyelenggaran HUT Koperasi tingkat Propinsi Bali.

21.  Kegiatan Monitoring , Evaluasi dan pelaporan,capaian indikator kinerja kegiatan berupa terlaksananya kegiatan monitoring dan pengendalian.

22.  Kegiatan Peningkatan Pengawasan Peredaran Barang dan Jasa,capaian indikator kinerja kegiatan berupa terlaksananya monitoring peredaran barang dan jasa, pendataan dan sosialisasi alat UTTP.

23.  Kegiatan Membangun jejaring dengan eksportir,capaian indikator kinerja kegiatan berupa terlaksananya partisipasi dalam pameran produk unggulan untuk usaha industri kecil.

24.  Kegiatan Peningkatan Sistem dan Jaringan Informasi Perdagangan,capaian indikator kinerja kegiatan berupa informasi perkembangan harga sembilan kebutuhan pokok.

25.  Kegiatan Penataan Tempat Berusaha Bagi Pedagang kaki Lima dan Asongan,capaian indikator kinerja kegiatan berupa terlaksananya penataan pasar tradisional.

  26. Kegiatan Pembinaan Industri Kecil dan Menengah Dalam Memperkuat Jaringan Klaster Industri,capaian indikator kinerja kegiatan berupa terlaksananya pembinaan terhadap pengrajin industri kecil.

  • Dibaca: 923 Pengunjung